nikah.com,
Penulis/Penerbit: Ustadz Cinta/Madani Prima
Menikah. Inilah satu kata yang diimpikan banyak orang, dicita-citakan para lajang, dan dikhayalkan orang yang masih sendirian. Akan tetapi, impian tinggal impian, harapan tinggal harapan, khayalan malah berbuat kesedihan. Keinginan untuk bersanding di pelaminan tetap saja gagal dilaksanakan. Jika sudah demikian, siapa yang harus disalahkan? apakah nikah nikah itu kemewahan yang hanya bisa dirasakan segelintir orang.
Tentu tidak. Menikah adalah hak semua orang. Bukankah setiap orang sudah Allah tetapkan pasangannya? kita hanya dituntut untuk menjemputnya dengan cara profesional dan sesuai dengan aturan yang telah Allah tetapkan. Bagaimana caranya?
Untuk itulah, buku cara mudah cepat nikah kami hadirkan. Penulisnya adalah seorang pakar perjodohan yang tidak diragukan lagi kapasitasnya, yaitu ustadz Cinta.
Ustadz Cinta mengungkapkan cara-cara cerdas untuk mendapatkan jodoh plus tips-tips praktis yang telah teruji dan terbukti, serta kisah-kisah ispiratif dari mereka yang telah berhasil menyempurnakan setengah dari agamanya.
Ustadz Cinta adalah nama lain dari Restu Sugiharto. Pria kelahiran Klaten 8 januari 1975 ini tercatat sebgai pengisi acara keagamaan di beberapa televisi nasional. Ia pun aktif mengisi ceramah, seminar dan pengajian-pengajian seputar cinta dan keluarga. Bersama beberapa orang rekannya, Ustadz Cinta mendirikan Muhammah Movement, sebuah lembaga konsultasi keluarga yang juga menaungi pengajian Mujahadah Cinta Keluarga.
sumber : tentang-pernikahan.com
lebih lanjut...
nikah.com,
Penulis/Penerbit : Mohammad Fauzil Adhim/Mitra Pustaka
Buku ini meramu pengetahuan yang sangat dibutuhkan oleh pengantin baru serta mereka yang ingin menyegarkan kembali pernikahannya agar lebih bermakna. Dikemas dengan bahasa yang mengalir, lincah dan cerdas, Kado pernikahan untuk istriku menjadi bacaan yang paling diminati pasangan suami istri semenjak terbit pertama kali tahun 1998.
Terdiri dari 3 jendela, buku ini menghadirkan tuntunan islam dengan penuturan yang menggugah. Jendela pertama menyajikan uraian tentang berbagai masalah sebelum menikah. Ada pembahasan tentang meminang, pertimbangan untuk mengiyakan atau menolak pinangan, membedakan antara menyegerakan dan tergesa-gesa hingga soal agama untuk memudahkan perkawinan dan meringakan mahat.
Bagi pengantin baru, tentu anda perlu membaca jendela kedua. Dimulai dengan pembahasan tentang akad nikah, anda akan menemukan bahasan penting bagaimana memasuki malam zafaf. Malam pertama. Tuntunan islam membimbing anda agar malam pertama berlalu dengan barakah dan sekaligus mengguratkan kesan yang sangat mendalam. Jangan lupa, ada bab penting tentang berhias serta bagaimana memelihar kemesraan suami-istri, sehingga hubungan intim tetap indah sekalipun anak sudah tiga.
Jendela ketiga penting untuk siapa saja yang ingin memelihara cinta dan perkawinan. Di dalamnya ada bahasan cerdas tentang komunikasi suami istri, termasuk bagaimana mengelola konflik agar berakhir dengan kebaikan.
sumber : tentang-pernikahan.com
lebih lanjut...
nikah.com,Penulis/Penerbit : Cahyadi Takariawan/Era Intermedia
Dalam tradisi pergaulan muda-mudi yang longgar, pinangan biasanya dilakukan setelah dua sejoli menjalin hubungan relatif lama dan sepakat mau menikah, hingga meminang sekadar melakukan tahapan formal untuk menuju perkawinan yang sah. Oleh karena itu, tidak ada kata dalam kamus ’menolak pinangan’ bagi mereka.
Namun bagi komunitas generasi muda Islam yang terdidik dan taat beragama, yang tidak mengenal hubungan khusus lelaki dan perempuan sebelum menikah, maka meminang menjadi sebuah proses ’tawar-menawar’ yang sesungguhnya; ada penilaian, pengajuan syarat, kompromi, penerimaan, bahkan penolakan. Bahkan seyogyanya proses itu dijalani dengan penuh keterbukaan dan kelapangan dada. Tidak ada perasaan ewuh pekewuh, dan tidak ada keterpaksaan.
Semua demi tegaknya rumah tangga yang penuh kasih sayang dan cinta dibawah ridha Allah Swt. Buku kecil ini membahas tentang hakikat meminang (khitbah) dalam syariat Islam secara detail dan menyeluruh, dengan mengupas habis sisi-sisi kemanusiaan, kekeluargaan, sosial, kesetaraan, bahkan dakwah. Buku ini sangat baik dibaca oleh semua kalangan, khususnya bagi mereka yang hendak melalui proses khitbah, ikhwan maupun akhowat.
sumber : tentang-pernikahan.com
lebih lanjut...
nikah.com, Penulis : Thoriq Ismail Kahiya, Penerbit : Ailah
Sepintas, pernikahan nampak sederhana dan terbatas pada persoalan-persoalan ritual seremonial seperti rangkain acara walimatul ursy dengan segala kesibukan pengaturan perangkat tradisionalnya, bahkan cenderung serba glamour. Berikut opini-opini wach .. dan ach.. tidak! pernikahan tidak sesaat dan sebatas itu!
Pernikahan merupakan lembaga sosial yang didalamnya terakumulasi seperangkat karakter, interaksi, kepentingan dan tujuan yang hendak dicapai. Pernikahan akan menciptakan keluarga sebagai miniatur dari komunitas masyarakat bangsa dan negara. Dalam lembaga ini, seseorang akan dihadapkan pada persoalan-persoalan baru yang tidak pernah dijumpai sebelumnya. Karenanya tidak jarang sekelompok orang menghindari lembaga ini (dalam persoalan seksual, misalnya) menuju lembaga-lembaga liar yang menurut alasan mereka- terlepas dari beban dan tanggung jawab. Walhasil lagi-lagi muncul persoalan baru.
Sebelumnya, pernikahan dalam Islam merupakan subsistem untuk menciptakan lembaga-lembaga kemanusiaan yang bermartabat. Didalamnya terdiri dari sejumlah nilai yang mendukung ke arah itu. Arah menuju rahmat dan ridha-Nya. Sarat dengan pokok-pokok ajaran yang benar. Jalan lurus menuju kehidupan yang hakiki di dunia dan akhirat.
Untuk itu penulis menyuguhkan sesuatu yang terbaik sebagai jawaban dan bekal bagi anda. Dengan rujukan kitab-kitab fiqh yang handal disertai dalil-dalil Al Quran dan Al Hadits. Juga disusun dengan susunan yang sistematik.
(diambil dari : tentang-pernikahan.com)
lebih lanjut...
nikah.com - Buku Nikmatnya Pacaran Setelah Pernikahan, Penulis/Penerbit/Harga : Salim A. Fillah/Pru-media/Rp. 28.000,-
Buku ini hadir, agar yang belum menikah menjalani penantiannya dengan kesucian nan gagah. Juga agar yang sudah menikah menghadirkan saat-saat indah penuh barakah. Alangkah seringnya mentergesai kenikmatan tanpa ikatan. Membuat detik-detik di depan terasa hambar. Belajar dari ahli puasa. Ada dua kebahagiaan baginya saat berbuka dan saat Allah menyapa lembut memberikan pahala inilah puasa panjang syahwatku, kekuatan ada pada menahan dan rasa nikmat itu terasa di waktu buka yang penuh kejutan coba saja kalau Allah menghalalkan setitis cicipan surga akan menjadi shadaqah berpahala. Buku ini dipersembahkan untuk mereka yang lagu jatuh hati atau sedang pacaran bersama doi yang dipenuhi hasrat nikah dini tapi belum bernyali yang sedang menjalani proses penuh liku dan yang ingin melanggengkan masa-masa indah pernikahannya. (diambil dari : tentang-pernikahan.com)
lebih lanjut...